Seringkali kubertanya pada diri sendiri..
kenapa aku harus mengalami kesulitan, sementara orang lain begitu mudah dan enjoy menjalani hidup..
kenapa aku harus bekerja keras sampai harus lembur, sementara orang lain sudah pulang dan istirahat di rumah..
dan kenapa masih saja aku sendiri...
tapi pernahkah aku bertanya..
adakah orang lain yang lebih susah dariku malah tidak pernah tahu apa yg namanya senang..
adakah orang lain yang tidak punya pekerjaan sama sekali sampai rela bekerja apapun..
adakah orang yang bahkan untuk naik angkutan umum saja tidak mampu bayar..
kenapa aku selalu melihat ke atas, dan tidak pernah melihat di sekitar ?
kenapa saat susah aku malah menyalahkan Allah, tetapi pada saat senang lupa pada-Nya ?
kenapa kita selalu komplain kepada-Nya, tapi aku tidak pernah bersyukur ?
jawabannya tidak ada di buku mana pun, tidak ada di siapa pun, tapi di hati sendiri...
setidaknya aku harus bersyukur selagi aku mampu untuk bersyukur.... sebelum segalanya terlambat dan diambil dari-Mu..
semoga dijauhkan dari kesombongan duniawi,
iyoz
seringkali 'ku tak sadar..
waroenk Ch@Cha
hari ini.. tepat 1 Maret 2004..
aku memulai melangkah dalam mewujudkan sebuah mimpi,
inilah langkah pertamaku untuk mengabdikan diri sebagai bagian kemashalatan umat
ya, hari ini.. resmi aku buka usaha warung makan, yg kuberi nama waroenk Ch@Cha..
smoga membawa berkah dan sebagai titik awal kuabdikan diriku untuk kemashalatan umat..
tiada lain semua ini karna Allah Swt yg membukakan jalan sehingga semuanya begitu lancar dan mudah.. semoga apa yg akan kumulai ini tidak salah dan kuharap bisa memberikan arti yg lebih dalam bagi kehidupanku..
Salahkah Aku..?
Salahkah aku... ?
sebagai seorang Sarjana Teknik Elektro...
tidak ingin kerja menjadi pegawai sebuah perusahaan
tidak ingin menjadi seorang Engineer,
tetapi malah...
ingin membuka warung makan, toko buku, dll.
ingin mendirikan Event Organizer, LSM, Vision Planner
ingin membangun sebuah pembelajaran IQRA CENTER
Salahkah aku...
jika tidak mengabdikan background pendidikanku,
jika menyia-nyiakan GELAR S-1 dengan tidak bekerja sesuai dengan bidang pendidikanku,
jika gelar Sarjana Teknik Elektro menjadi beban moral karna merasa bukan passion-ku
Salahkah aku... jika yang kulakukan ini...
dianggap tidak bersyukur atas barokah-Nya lolos UMPTN,
lalu menyia-nyiakan waktu 6 tahun kuliah..
trus dianggap mengecewakan orang tua yang telah membiayai kuliahku..
yang ingin anaknya jadi 'orang' dengan kerja di perusahaan besar
yang ingin anaknya 'sukses' dan mapan dengan status sebagai seorang manajer/direktur di sebuah perusahaan besar...
Salahkah aku...
jika aku ingin 'sukses' menjadi seorang manajer/direktur di perusahaan yang kudirikan sendiri..
jika aku ingin 'sukses' sebagai JURAGAN Warung Makan...
jika aku ingin 'sukses' mengabdikan diriku untuk orang banyak..
Ya Allah..
apa salahnya... aku nglakuin semua itu...
kenapa semua dikaitkan dengan GELAR & IJAZAH ?
apakah pilihan menjadi seorang entrepreneur tidaklah mulia ??
Ya Allah.. bimbinglah aku agar menemukan jalan-ku..
aku bingung dan bener-bener nggak tau akan kemana diriku melangkah..
kuharap apa yg akan terjadi nanti dan apa yg nanti akan kulakukan tidaklah salah dan bermanfaat bagi kemashalatan umat. Amin.
langkah itu semakin berat..
malam ini.. aku merasakan kehampaan yg luar biasa...
aku baru menyadari bahwa ternyata setelah lulus, jadi bingung.. bingung mau ngapain...
hari-hari yg kulalui pun jadi semu..
untuk membuka lembaran koran yg berisi lowongan kerjapun belum kulakukan..
untuk hunting internet aja males..
sampai saat ini aku masih bingung menentukan pilihan antara di Semarang atau ke luar kota..
di saat aku tlah berhasil melewati sebuah fase kelulusan, aku tak tau ketika harus menentukan jalan hidupku..
setelah sekian lama..
2 hari lagi aku diwisuda..
sebuah seremoni yg dulu begitu kutakutkan..
aku berusaha sembunyi ketika mendengar satu demi satu temenku diwisuda..
dan ternyata sembari aku masih saja trauma, 2 hari lagi aku ikut wisuda..
rasanya masih tidak percaya..
mungkin itu adalah hal yg biasa, tapi bagiku..
sesuatu hal yg begitu krusial karna setelah sekian lama akhirnya aku akan ikut wisuda..
wisuda yg pernah kuhadiri 2,5 tahun yg lalu.. tentunya beda dengan 2 hari esok..
Insya Allah, wisuda besok menjadi sebuah momen yg begitu indah sbg awal menuju perjuangan yg lebih berat.
Sudah seharusnya aku bisa lebih dewasa dalam segala hal..
Aku tidak tau apa yg akan terjadi nanti, tapi kuharap aku bisa lebih siap dan tegar.
Betapapun beratnya, aku berharap semuanya berjalan lancar sesuai dengan bimbingan-Mu..
akhirnya.. lewat sudah..
rasanya begitu hening,
tak terasa hari-hari itu sudah lewat..
hari-hari selama 2,5 tahun yg begitu membuatku tercekat dalam kesendirian..
ternyata semuanya bisa kulalui..
sendiri.. tiada hal yg begitu indah, ketika bisa mencapainya sendiri..
ternyata aku bisa..
rasanya takjub melihat apa yg terjadi hari ini..
akhirnya aku bisa lulus..
sebentar lagi aku akan keluar dari Undip..
semuanya begitu cepat, ketika aku berkaca melihat diriku 2,5 tahun ini..
tak percaya aku bisa begitu jatuh, terpuruk, dan akhirnya perlahan berdiri, tertatih, lalu melangkah setapak demi setapak..
dan akhirnya sampai fase itu tlah berhasil kulewati..
Semoga Engkau berkenan menganugrahkan kejernihan pikiran dan ringannya langkah dalam setiap jalan yang harus ditempuhi..
karna setelah ini masih banyak jalan dan fase yg harus kulewati..
almost done !
setelah sekian lama aku baru menyadari bahwa sudah banyak peristiwa yg terjadi selama 2,5 tahun ini, semenjak aku sendiri..
kalo mengingat kembali, sepertinya aku bisa memetik hikmah yg sangat banyak.
saat kuterjatuh dan tidak bisa + tidak mau bangun telah membuatku sadar bahwa hidup itu harus terus dijalani, apapun tantangannya... betapapun sakit & beratnya.. karna Allah akan selalu memberikan jalan yg terbaik untukku.
sampai saat ini pun aku belum tahu, bagaimana aku bisa langsung bangun & beranjak...
selama ini sama sekali aku tidak berusaha memohon kepada Allah, berdzikir, introspeksi, dan berkeluh kesah kepada-Nya..
karna aku selalu berpikir untuk apa berdoa kalo tidak ada sesuatu yg bisa kulakukan...
akibatnya aku bener-bener mengalami situasi ketakutan, kecemasan, kegundahan, kebingungan untuk melakukan sesuatu dan melangkah.
dan ternyata kusadar bahwa Allah itu akan jauh jika kita juga jauh..
Allah tidak akan meninggalkan kita di saat kita sedang susah, sedih, bingung... tapi aku telah menyangkal semua itu dan sempet aku merasa bahwa Engkau tidak adil... Astaghfirullah..
Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku itu karna aku lebih percaya dgn realitas lalu mengindahkan diri-Mu.
padahal itu semua harus seiring sejalan.. aku tau itu.. kenapa harus meragukannya...
at least, aku sudah melewati masa-masa 'PENCARIAN' dan 'Pendewasaan Diri'...
sebentar lagi aku akan menghadapi Ujian Sarjana tgl 1 Juli 2003. jam 13.00 WIB..
detik-detik itu semakin dekat, aku berharap aku bisa melewatinya dengan sukses & lancar agar aku bisa segera melangkah menuju masa depan. Mudahkanlah untuk itu, ya Allah...
Semoga saja, aku bisa lulus waktu itu juga dan diperkenankan oleh Allah untuk ikut wisuda bulan ini. Amin.
....... semuanya akan berakhir...
sebentar lagi, dengan ridho Allah... aku segera keluar dari Elektro Undip.. yg dulu sempet kuragukan sebagai jalan hidupku.
semoga semua yg telah kujalani ini tidak sia-sia... karna aku yakin Allah sudah punya rencana terbaik yg buatku..
saat-saat mendekati suatu titik..
... rasanya begitu EMOSIONAL...
ketika menulis Kata Pengantar di TA, dimana aku harus menulis ucapan terima kasih.
bener-bener terharu dan juga perasaan ini begitu tercekat & tertahan..
ketika teringat masa-masa saat aku berada dalam kegamangan, tidak tahu harus berbuat apa, tidak mau segera beranjak, dan hanya terpaku tanpa melakukan apa-apa...
ternyata aku baru sadar, bagaimana perasaan ketika lulus, karna perasaan ini pasti akan terkenang..
dan Alhamdulillah aku akan segera melewati fase itu,
aku baru sadar.. ternyata aku emang harus mengalami fase itu dan terkadang konyol kenapa begitu lama.. kenapa sampai harus hampir 3 tahun aku terpuruk..
semoga saja apa yg akan terjadi nanti bukanlah suatu akhir, tapi merupakan awal aku menapak lebih jauh lagi yg aku tidak tau apa dan bagaimana diriku..
Tolong bantu aku dan Mohon Doa Restu-Mu, ya Allah..
agar diriku tidak terjatuh lagi dan diberi kemudahan dalam menjalani segala hal..
sepi..
rasanya sepi.. sunyi..
kenapa aku ngerasa seperti itu... padahal aku berusaha untuk mengabaikan perasaan itu, hanya saja aku pengen ngrasain... rasanya nyaman & tenang ketika ada seseorang yg mensupport dan menemani..
ah, sudahlah.. aku tidak mau tenggelam lagi seperti dulu..
sekarang aku sudah menyadari apa yg harus kulakukan.. jadi tidak ada lagi pembelaan & alasan untuk hal-hal seperti itu...
karna aku yakin, suatu saat nanti... Allah pasti punya rencana tersendiri yg terbaik untukku...
hampa.. sunyi..
Beberapa hari ini hampa menerpa lagi..
Aku udah kehilangan kontak ama temen-temenku.
Aku juga semakin ditinggalkan oleh mereka.
Aku menjadi semakin malu dan bener-bener krisis percaya diri.
Kenapa aku bisa seperti ini... ???
Bisakah aku bangkit lagi...
Rencana yang sudah aku susun, impian yang selalu kunantikan, keinginan untuk bisa segera lulus, kerja, dan memulai hidup yang baru, sepertinya tidak bisa terwujud sesuai rencana.
Saat ini aku lagi bimbang karena diberi pilihan yang sulit, aku tidak tau apakah semuanya itu bisa terwujud bersamaan.
Aku bingung... karna aku belum lulus. nasibku juga belum jelas.
aku tidak berani ke kampus.. malu ketemu temen-temen, takut ketemu dosen..
Apakah aku akan seperti ini terus...
Ya Allah, aku harus bagaimana...
Berikanlah diriku keberanian dan semuanya aku pasrah kepada Engkau untuk bisa memberikan jalan yang terbaik..
