setelah setahun lamanya ketika terakhir aku di Bandung..
dan bertekad untuk menjalani wirausaha yg terangkum sebagai bagian idealismeku..
tak terasa waktu setahun itu begitu cepat sehingga tanpa sadar ternyata aku sudah melakukan lompatan yg begitu jauh..
aku masih ingat bagaimana setahun yg lalu aku masih saja berdiri tanpa melangkah, nggak pede dan minder, bingung dengan jalan yg akan kutempuh..
dan setelah waktu setahun ini..
Alhamdulillah aku sudah bisa melangkah bahkan berlari, berani menatap lurus menuju jalan hidupku yg sekarang sudah mulai kutempuh..
yach, semua itu berkat ridho-Mu..
karna kalau tidak, aku yakin semua yg terjadi ini tidak akan berurutan dan lancar seperti ini..
dari yg dulu aku masih bingung antara wirausaha dan jadi pegawai..
yg meragukan kapabilitasku sebagai S-1 Sarjana Teknik Elektro..
yg tidak tau apakah aku bisa Elektro..
yg ingin mengeksplorasi ide-ide gilaku untuk buka usaha..
memberikan sesuatu yg bermanfaat bagi orang lain yg tiada tempat untuk berkreasi..
dan..
ternyata Allah membukakan jalan itu.. menunjukkan jalan yg kutempuh..
Alhamdulillah.. semuanya bisa terengkuh atas ridho-Mu..
dan sudah seharusnya aku tidak mengeluh tentang usaha waroenk Ch@Cha..
karna ini terjadi-pun karna Allah Swt..
jadi...
sudah seharusnya aku untuk ikhlas.. mensyukuri segala nikmat & karunia-Nya..
bukan trus setiap hari mengeluh dan menyesal kenapa harus buka usaha, punya hutang banyak, ngopeni wong.. sedangkan diriku tidak terurus, masih saja ngrepotin orang tua..
Astaghfirullah..
sesungguhnya apa yg kulakuin ini walaupun berat, tapi kurasa hal ini sungguhlah mulia..
karna hidupku ini bukan saja untuk diriku, tapi aku juga mengabdikan untuk orang lain.. memberikan hidup orang menjadi lebih berarti dan bermakna..
sesungguhnya aku harus yakin dengan jalan yg kutempuh ini dengan ikhlas dan selalu bersyukur..
ternyata jalan itu seperti ini..
Ramadhan yang sepi..
tak terasa bulan Ramadhan menerpaku seperti halnya setiap taun datang menyapaku untuk mengingatkanku untuk introspeksi atas apa yg tlah terjadi dan apa yg akan terjadi kemudian..
4 tahun ini.. 4 kali Ramadhan aku jalani dalam kesendirian..
dan itu sudah menjadi hal yg biasa.. tak ada yg aneh..
hanya saja tahun ini aku menjalani Ramadhan ketika diriku tidak lagi terpuruk..
dan saat ini aku ngerasa tlah menganggap remeh datangnya bulan Ramadhan
dulu.. aku begitu semangat untuk sholat tarawih.. sholat malam.. sholat berjamaah.. tadarus Al-Qur'an.. semuanya secara tulus & ikhlas aku jalani memohon barokah-Mu..
dan yg terjadi saat ini..
sama sekali tidak kurasakan gairah dan semangat dalam menjalani ibadah Ramadhan..
semua ini tak lain karna aku ngerasa saat ini aku sudah bisa berdiri tegak dalam sebuah tiang kemapanan, tlah melangkah bahkan sekarang ingin terus berlari, sehingga yg terjadi sekarang aku sudah kehilangan makna bulan Ramadhan..
Ya Allah.. ampunilah diriku karna telah lupa dengan esensi bulan Ramadhan..
bimbinglah diriku agar menjadi orang yg shaleh dan selalu ingat kepada-Mu..
agar selepas Ramadhan nanti, cerahnya iman dapat memasuki hati dalam suasana yg fitrah agar diberikan barokah menuju jalan yg lebih baik..
about become who you are..
aku baru sadar ketika membaca sebuah tulisan :
BUSINESS is NOT about making money..
It is about BECOME WHO U ARE...
ternyata selama ini pemikiranku tentang bisnis wirausaha itu hanya melulu masalah uang, mendapatkan uang, dan bagaimana supaya jadi kaya..
tapi.. pemikiran itu terlalu dangkal ketika melihat banyak hal yg telah terjadi dalam diriku..
telah membukakan mata hatiku bahwa sesuatu yg kita lakukan dengan tulus ikhlas akan membawa keberkahan dalam diri kita..
7 bulan sudah..
tak terasa begitu cepat waktu berlalu..
tepat 7 bulan sudah aku memulai usaha..
dan tepat 8 bulan juga aku kerja..
Alhamdulillah, semuanya baik-baik saja.. bisa terlewati semua rintangan dan hambatan itu, walaupun aku tau semua itu tidak akan pernah berhenti.. datang dan terus datang..
saat ini, aku berusaha untuk lebih bijak.. mensyukuri segala sesuatunya dengan baik..
aku percaya kepada-Mu, Engkau pasti memberikanku jalan yg tidak membuatku susah..
aku berharap keimananku semakin bertambah, membuatku semakin dekat kepada Allah Swt..
aku sadar sudah banyak peristiwa dan hikmah yg terjadi di dalam kehidupanku..
dari yg susah sampai membuatku terpuruk, sampai hal-hal yg begitu membuatku sudah berada di titik kemapanan..
toh, rezeki itu tidak melulu uang.. kekayaan.. kekuasaan.. jabatan..
banyak hal yg tanpa kusadari Allah telah memberiku rezeki..
Alhamdulillah.. sampai saat ini aku masih diberi kesehatan.. masih bisa berbakti pada orang tua, diberi kemudahan dalam menghadapi segala hal, tetep sabar & tegar dalam menghadapi masalah.. tetep diberi kelangsungan bisnisku.. dan masih banyak lagi.. yg seringkali aku tidak bersyukur tentang hal ini..
Ya Allah ampunilah diriku ini karna masih saja mengeluh dan protes terhadap cobaan yg Engkau berikan..
Ya Allah ampunilah dosa-dosaku ini.. yg sampai sekarang masih saja belum bisa membahagiakan orang tuaku..
Ya Allah.. aku mohon ajarilah aku untuk bisa menjadi ahli syukur, orang yg sabar, dermawan, beriman, bertakwa, orang yg shaleh, diberi keluasan hati.. dimudahkan rezeki dan bisa mengatasi segala permasalahan.. Amin.
usia 25 tahun..
hari ini usiaku bertambah menjadi 25 tahun..
tanpa kusadari waktu begitu cepat berlalu dan tanpa kusadari aku sudah memasuki usia 25 tahun.. dan saat ini masih saja aku sendiri..
sudah seharusnya aku tidak mengeluh lagi karna Allah Swt sudah punya rencana terbaik dan setidaknya mulai sekarang aku harus lebih sabar dan berserah diri kepada Allah untuk terus beribadah kepada-Nya..
masih banyak fase yg harus kulewati,
fase yg tlah bisa kulewati mungkin saja hanyalah sebagian kecil dari fase yg lebih berat di masa datang..
tapi setidaknya aku berusaha 'tuk belajar dalam segala hal agar lebih bijak and tidak lagi terpuruk..
mensyukuri segala sesuatunya bahwa itu emang berkah & karunia-Nya..
smoga hari ini dan selanjutnya, Allah Swt membukakan dan menunjukkan jalan yg terbaik untukku.. Amin.
seringkali 'ku tak sadar..
Seringkali kubertanya pada diri sendiri..
kenapa aku harus mengalami kesulitan, sementara orang lain begitu mudah dan enjoy menjalani hidup..
kenapa aku harus bekerja keras sampai harus lembur, sementara orang lain sudah pulang dan istirahat di rumah..
dan kenapa masih saja aku sendiri...
tapi pernahkah aku bertanya..
adakah orang lain yang lebih susah dariku malah tidak pernah tahu apa yg namanya senang..
adakah orang lain yang tidak punya pekerjaan sama sekali sampai rela bekerja apapun..
adakah orang yang bahkan untuk naik angkutan umum saja tidak mampu bayar..
kenapa aku selalu melihat ke atas, dan tidak pernah melihat di sekitar ?
kenapa saat susah aku malah menyalahkan Allah, tetapi pada saat senang lupa pada-Nya ?
kenapa kita selalu komplain kepada-Nya, tapi aku tidak pernah bersyukur ?
jawabannya tidak ada di buku mana pun, tidak ada di siapa pun, tapi di hati sendiri...
setidaknya aku harus bersyukur selagi aku mampu untuk bersyukur.... sebelum segalanya terlambat dan diambil dari-Mu..
semoga dijauhkan dari kesombongan duniawi,
iyoz
waroenk Ch@Cha
hari ini.. tepat 1 Maret 2004..
aku memulai melangkah dalam mewujudkan sebuah mimpi,
inilah langkah pertamaku untuk mengabdikan diri sebagai bagian kemashalatan umat
ya, hari ini.. resmi aku buka usaha warung makan, yg kuberi nama waroenk Ch@Cha..
smoga membawa berkah dan sebagai titik awal kuabdikan diriku untuk kemashalatan umat..
tiada lain semua ini karna Allah Swt yg membukakan jalan sehingga semuanya begitu lancar dan mudah.. semoga apa yg akan kumulai ini tidak salah dan kuharap bisa memberikan arti yg lebih dalam bagi kehidupanku..
Salahkah Aku..?
Salahkah aku... ?
sebagai seorang Sarjana Teknik Elektro...
tidak ingin kerja menjadi pegawai sebuah perusahaan
tidak ingin menjadi seorang Engineer,
tetapi malah...
ingin membuka warung makan, toko buku, dll.
ingin mendirikan Event Organizer, LSM, Vision Planner
ingin membangun sebuah pembelajaran IQRA CENTER
Salahkah aku...
jika tidak mengabdikan background pendidikanku,
jika menyia-nyiakan GELAR S-1 dengan tidak bekerja sesuai dengan bidang pendidikanku,
jika gelar Sarjana Teknik Elektro menjadi beban moral karna merasa bukan passion-ku
Salahkah aku... jika yang kulakukan ini...
dianggap tidak bersyukur atas barokah-Nya lolos UMPTN,
lalu menyia-nyiakan waktu 6 tahun kuliah..
trus dianggap mengecewakan orang tua yang telah membiayai kuliahku..
yang ingin anaknya jadi 'orang' dengan kerja di perusahaan besar
yang ingin anaknya 'sukses' dan mapan dengan status sebagai seorang manajer/direktur di sebuah perusahaan besar...
Salahkah aku...
jika aku ingin 'sukses' menjadi seorang manajer/direktur di perusahaan yang kudirikan sendiri..
jika aku ingin 'sukses' sebagai JURAGAN Warung Makan...
jika aku ingin 'sukses' mengabdikan diriku untuk orang banyak..
Ya Allah..
apa salahnya... aku nglakuin semua itu...
kenapa semua dikaitkan dengan GELAR & IJAZAH ?
apakah pilihan menjadi seorang entrepreneur tidaklah mulia ??
Ya Allah.. bimbinglah aku agar menemukan jalan-ku..
aku bingung dan bener-bener nggak tau akan kemana diriku melangkah..
kuharap apa yg akan terjadi nanti dan apa yg nanti akan kulakukan tidaklah salah dan bermanfaat bagi kemashalatan umat. Amin.
langkah itu semakin berat..
malam ini.. aku merasakan kehampaan yg luar biasa...
aku baru menyadari bahwa ternyata setelah lulus, jadi bingung.. bingung mau ngapain...
hari-hari yg kulalui pun jadi semu..
untuk membuka lembaran koran yg berisi lowongan kerjapun belum kulakukan..
untuk hunting internet aja males..
sampai saat ini aku masih bingung menentukan pilihan antara di Semarang atau ke luar kota..
di saat aku tlah berhasil melewati sebuah fase kelulusan, aku tak tau ketika harus menentukan jalan hidupku..
setelah sekian lama..
2 hari lagi aku diwisuda..
sebuah seremoni yg dulu begitu kutakutkan..
aku berusaha sembunyi ketika mendengar satu demi satu temenku diwisuda..
dan ternyata sembari aku masih saja trauma, 2 hari lagi aku ikut wisuda..
rasanya masih tidak percaya..
mungkin itu adalah hal yg biasa, tapi bagiku..
sesuatu hal yg begitu krusial karna setelah sekian lama akhirnya aku akan ikut wisuda..
wisuda yg pernah kuhadiri 2,5 tahun yg lalu.. tentunya beda dengan 2 hari esok..
Insya Allah, wisuda besok menjadi sebuah momen yg begitu indah sbg awal menuju perjuangan yg lebih berat.
Sudah seharusnya aku bisa lebih dewasa dalam segala hal..
Aku tidak tau apa yg akan terjadi nanti, tapi kuharap aku bisa lebih siap dan tegar.
Betapapun beratnya, aku berharap semuanya berjalan lancar sesuai dengan bimbingan-Mu..
