Hari ini, saya mendapat sebuah pelajaran, bahwa setiap orang memiliki rezeki yang bisa jadi Allah datangkan melalui orang lain.
Dan setiap rezeki itu, bukan tak mungkin harus diraih dengan kesusahpayahan terlebih dulu, tidak dengan gampang mengalir begitu saja.
Penderitaan yang dialami selama proses mendapatkan rezeki tersebut, bisa jadi adalah pelajaran yang Allah berikan, sebagai pembelajaran dan juga penguji kesabaran.
Bukankah setiap sakit yang diderita, bila dijalani dengan ikhlas, akan berbuahkan penghapusan dosa ?
Maka ikhlaskanlah setiap jerih yang telah dilakukan dengan payah..
esensi rezeki...
berhenti sejenak...
berhenti sejenak. Sejenak saja... tanyalah pada diri, sudah sejauh mana kita tidak lagi tawazun (seimbang) pada diri ?
Waktu memang tak pernah berhenti berjalan, meski manusia di dalamnya tak bergerak sekali pun. Beruntunglah orang-orang yang selalu mengisi kehidupannya dengan berbagai macam kegiatan dan amalan. Semangat dan tekad yang kuat di dalam hati memang mampu membuat manusia bergerak layaknya air yang mengalir,terus bergerak mengikuti arus.
Ketika kita yakin bahwa hidup ini cuma sekali dan dunialah tempat kita menempa amal, mempersiapkan bekal yang terbaik sebelum akhirnya memasuki akhirat yang kekal, maka sepatutnya kita paham bahwa tak ada waktu yang boleh disia-siakan. Begitu banyak yang bisa dan harus kita kerjakan. Bahkan terkadang kita merasa bahwa waktu 24 jam yang diberikan masih kurang jika harus dibagi untuk mengerjakan amanah pekerjaan, kuliah, dakwah, keluarga, dan mengurusi diri sendiri.
tapi kita adalah manusia...,
bukan batu karang yang tetap berdiri meski diterjang ombak.
bukan gunung tinggi yang tetap kokoh meski diterpa angin kencang.
~~~~~
Berhenti sejenak bukan berarti lantas mematahkan langkah dan menghambat tujuan.
Justru kita harus berhenti sejenak untuk mengisi kekuatan kita dan melihat apa saja yang telah kita lakukan.
Ketika saya Meminta
Saya minta kekuatan,
Tuhan memberi saya rintangan untuk membuat saya kuat.
Saya minta kebijaksanaan,
Tuhan memberi saya masalah untuk saya pecahkan.
Saya minta kekayaan,
Tuhan memberi saya akal untuk bekerja.
Saya minta keberanian,
Tuhan memberi saya bahaya-bahaya untuk saya atasi.
Saya minta Cinta,
Tuhan memberi saya seorang pasangan yang selalu mengasihiku
Saya minta kasih,
Tuhan memberi saya anak-anak terlantar untuk saya bantu.
Saya minta karunia,
Tuhan memberi saya kesempatan.
Dalam semua hal itu, saya tidak menerima apa yang saya inginkan,
Tetapi saya menerima apa yang saya butuhkan.
dan ternyata doa saya dikabulkan.
Amin.....
Ayat-ayat Cinta...
asyik juga baca buku Ayat-ayat Cinta.. "Novel Pembangun Jiwa"
thanks to Firman yg mau minjemin novel ini.. setidaknya dari sini aku bisa belajar bagaimana mengartikan sebuah cinta ketika dia hadir dalam kehidupanku...
Hal yang paling membuatku terkesan dari buku ini adalah pernyataan Fahri yang menyebutkan "..nasib saya, masa depan saya, mau jadi apa saya, sayalah yang menentukan. Sukses dan gagalnya saya, sayalah yang mengarsiteki apa yang akan saya raih salam hidup ini."
sedangkan pandangannya tentang takdir yang tak kalah menariknya adalah "Takdir Tuhan ada di ujung usaha manusia. Tuhan Maha Adil. Dia akan memberikan sesuatu kepada umatNya sesuai dengan kadar ikhtiarnya."
Kapan Engkau Datang ?
Assalaamu'alaikum Wr. Wb....
Apa kabar calon istriku ?
Bagaimana keadaanmu sekarang ini ?
Aku berharap di manapun kau berada, kebahagiaan serta rahmat Alloh selalu menyertaimu..
Calon istriku, ...
Dimana Engkau sekarang ? Aku selalu setia menantimu, pun saat usiaku duapuluh enam tahun. Setiap usai shalat aku berharap pada Yang Kuasa untuk mengakhiri penantianku.
Setiap malam, aku selalu menanti pagi, akankah engkau segera datang menjumpai. Mengajakku meniti jalan Illahi untuk mengayuh hidup menguatkan tekad untuk terus menjalankan titah-Nya dan Sunnah Rasul.
Wahai calon istriku, ...
Apa yang beratkan langkahmu untuk menjumpaiku ? Apa yang sedang kau lakukan sekarang ini ? Bahtera seperti apa yang ingin kau tumpangi bersamaku ?
Tak soal buatku, bahtera apa yang akan kita kayuh bersama, toh yang penting untukku kita akan menjalani semua itu dengan keikhlasan yang amat sangat.
Wahai calon istriku,...
Apa yang sedang kau lakukan hingga kau menunda untuk bertemu denganku ?
Apakah ada amanah lain yang harus kau tunaikan ? Seberat apa amanah itu ?
Aku ingin mendampingimu. Menemanimu menunaikan amanah itu bersama-sama.
Calon istriku yang selalu kunanti,...
Di mana kau sekarang ? Apa yang kau lakukan saat ini ?
Aku selalu memudahkan langkahmu untuk mencapai cita-cita dan asa yang kau inginkan.
sepertinya Alloh punya rencana untuk menunda mempertemukan kita sekarang ini karena Ia sedang mempersiapkan kita untuk menghusung amanah yang jauh lebih berat. Ia ingin kita lebih matang merenda hari esok seperti yang kita harapkan nantinya.
Calon istriku,...
Siapapun yang Alloh berikan untuk mendampingi hidupku, aku akan selalu menantimu.
Aku percaya Alloh punya rencana yang terbaik untuk menyusun rencana hidupku juga hidupmu.
Calon istriku,...
Kapan engkau datang ? Aku akan tetap setia menantimu.
Dari ku yang merindukanmu..
-->> sebuah catatan setelah hampa begitu dalam menyergap
esensi GAJI Bulanan & THR
pagi ini.. lagi-lagi aku ngerasa gamang..
rasa takut menerpaku lagi..
ketika tau kalo sudah mau memasuki lebaran,
saat-saat tersulit bagiku karna punya kewajiban membayar gaji bulanan + THR..
bingung..
banyak orang yg tidak tau betapa sulit menghadapi saat-saat seperti ini..
karna kebanyakan yg terjadi adalah taunya itu dapet gaji bulanan + THR kalo mo lebaran..
dan tidak perlu tau urusan kondisi keuangan perusahaan..
lalu setelah gajian.. berencana beli ini, beli itu, bayar cicilan, and beli kebutuhan yg lain..
sedangkan aku.. mungkin hanyalah sebagian kecil dari orang-orang yg berusaha berjuang membangun negeri ini dengan jiwa berwirausaha.. banyak hal yg kurasakan..
betapapun sulitnya aku saat ini,
tapi aku ngerasa lega ketika semuanya tersenyum bahagia menerima gaji hasil kerja selama sebulan di waroenk Ch@Cha..
lalu secercah rasa haru menggelayuti ketika melihat betapa senangnya bisa berlebaran bersama keluarga sanak saudara dari hasil THR yg kuberikan..
seringkali aku bercermin dengan diriku..
ketika menunggu datangnya saat gajian, mengharap-harap dapet THR..
lalu berangan-angan untuk beli sesuatu..
tapi setelah beberapa bulan aku terima gaji bulanan, aku belum bisa menikmatinya..
semuanya untuk kebutuhan warung, ntah itu belanja, bayar hutang, bayar gaji karyawan, dll...
tapi di balik itu semua...
Alhamdulillah, sampai saat ini warungku tetep buka.. tetep bertahan dan nggak bangkrut.. walaupun aku tau secara logika matematis sudah nggak mungkin..
tapi ternyata Allah Swt, masih meridhoi apa yg telah kulakukan ini..
dan aku juga nggak nyangka aku masih kuat dan sabar menghadapi semuanya dengan sendiri..
terkadang ingin sekali berbagi dengan seseorang, meminta pendapat, memberikan solusi, ngayem-ngayemi..
dalam hal ini, aku sudah sedikit egois ketika menuntut banyak orang untuk bisa mengerti diriku..
ya Allah.. kuharap apa yg tlah kujalani selama 8 bulan ini merupakan langkah yg benar dan terbaik untuk masa depanku.. dalam memberikan makna hidup ini agar bisa berarti dan bermanfaat bagi banyak orang..
semoga Engkau meridhoi semua yg kulakukan..
ternyata jalan itu seperti ini..
setelah setahun lamanya ketika terakhir aku di Bandung..
dan bertekad untuk menjalani wirausaha yg terangkum sebagai bagian idealismeku..
tak terasa waktu setahun itu begitu cepat sehingga tanpa sadar ternyata aku sudah melakukan lompatan yg begitu jauh..
aku masih ingat bagaimana setahun yg lalu aku masih saja berdiri tanpa melangkah, nggak pede dan minder, bingung dengan jalan yg akan kutempuh..
dan setelah waktu setahun ini..
Alhamdulillah aku sudah bisa melangkah bahkan berlari, berani menatap lurus menuju jalan hidupku yg sekarang sudah mulai kutempuh..
yach, semua itu berkat ridho-Mu..
karna kalau tidak, aku yakin semua yg terjadi ini tidak akan berurutan dan lancar seperti ini..
dari yg dulu aku masih bingung antara wirausaha dan jadi pegawai..
yg meragukan kapabilitasku sebagai S-1 Sarjana Teknik Elektro..
yg tidak tau apakah aku bisa Elektro..
yg ingin mengeksplorasi ide-ide gilaku untuk buka usaha..
memberikan sesuatu yg bermanfaat bagi orang lain yg tiada tempat untuk berkreasi..
dan..
ternyata Allah membukakan jalan itu.. menunjukkan jalan yg kutempuh..
Alhamdulillah.. semuanya bisa terengkuh atas ridho-Mu..
dan sudah seharusnya aku tidak mengeluh tentang usaha waroenk Ch@Cha..
karna ini terjadi-pun karna Allah Swt..
jadi...
sudah seharusnya aku untuk ikhlas.. mensyukuri segala nikmat & karunia-Nya..
bukan trus setiap hari mengeluh dan menyesal kenapa harus buka usaha, punya hutang banyak, ngopeni wong.. sedangkan diriku tidak terurus, masih saja ngrepotin orang tua..
Astaghfirullah..
sesungguhnya apa yg kulakuin ini walaupun berat, tapi kurasa hal ini sungguhlah mulia..
karna hidupku ini bukan saja untuk diriku, tapi aku juga mengabdikan untuk orang lain.. memberikan hidup orang menjadi lebih berarti dan bermakna..
sesungguhnya aku harus yakin dengan jalan yg kutempuh ini dengan ikhlas dan selalu bersyukur..
Ramadhan yang sepi..
tak terasa bulan Ramadhan menerpaku seperti halnya setiap taun datang menyapaku untuk mengingatkanku untuk introspeksi atas apa yg tlah terjadi dan apa yg akan terjadi kemudian..
4 tahun ini.. 4 kali Ramadhan aku jalani dalam kesendirian..
dan itu sudah menjadi hal yg biasa.. tak ada yg aneh..
hanya saja tahun ini aku menjalani Ramadhan ketika diriku tidak lagi terpuruk..
dan saat ini aku ngerasa tlah menganggap remeh datangnya bulan Ramadhan
dulu.. aku begitu semangat untuk sholat tarawih.. sholat malam.. sholat berjamaah.. tadarus Al-Qur'an.. semuanya secara tulus & ikhlas aku jalani memohon barokah-Mu..
dan yg terjadi saat ini..
sama sekali tidak kurasakan gairah dan semangat dalam menjalani ibadah Ramadhan..
semua ini tak lain karna aku ngerasa saat ini aku sudah bisa berdiri tegak dalam sebuah tiang kemapanan, tlah melangkah bahkan sekarang ingin terus berlari, sehingga yg terjadi sekarang aku sudah kehilangan makna bulan Ramadhan..
Ya Allah.. ampunilah diriku karna telah lupa dengan esensi bulan Ramadhan..
bimbinglah diriku agar menjadi orang yg shaleh dan selalu ingat kepada-Mu..
agar selepas Ramadhan nanti, cerahnya iman dapat memasuki hati dalam suasana yg fitrah agar diberikan barokah menuju jalan yg lebih baik..
about become who you are..
aku baru sadar ketika membaca sebuah tulisan :
BUSINESS is NOT about making money..
It is about BECOME WHO U ARE...
ternyata selama ini pemikiranku tentang bisnis wirausaha itu hanya melulu masalah uang, mendapatkan uang, dan bagaimana supaya jadi kaya..
tapi.. pemikiran itu terlalu dangkal ketika melihat banyak hal yg telah terjadi dalam diriku..
telah membukakan mata hatiku bahwa sesuatu yg kita lakukan dengan tulus ikhlas akan membawa keberkahan dalam diri kita..
7 bulan sudah..
tak terasa begitu cepat waktu berlalu..
tepat 7 bulan sudah aku memulai usaha..
dan tepat 8 bulan juga aku kerja..
Alhamdulillah, semuanya baik-baik saja.. bisa terlewati semua rintangan dan hambatan itu, walaupun aku tau semua itu tidak akan pernah berhenti.. datang dan terus datang..
saat ini, aku berusaha untuk lebih bijak.. mensyukuri segala sesuatunya dengan baik..
aku percaya kepada-Mu, Engkau pasti memberikanku jalan yg tidak membuatku susah..
aku berharap keimananku semakin bertambah, membuatku semakin dekat kepada Allah Swt..
aku sadar sudah banyak peristiwa dan hikmah yg terjadi di dalam kehidupanku..
dari yg susah sampai membuatku terpuruk, sampai hal-hal yg begitu membuatku sudah berada di titik kemapanan..
toh, rezeki itu tidak melulu uang.. kekayaan.. kekuasaan.. jabatan..
banyak hal yg tanpa kusadari Allah telah memberiku rezeki..
Alhamdulillah.. sampai saat ini aku masih diberi kesehatan.. masih bisa berbakti pada orang tua, diberi kemudahan dalam menghadapi segala hal, tetep sabar & tegar dalam menghadapi masalah.. tetep diberi kelangsungan bisnisku.. dan masih banyak lagi.. yg seringkali aku tidak bersyukur tentang hal ini..
Ya Allah ampunilah diriku ini karna masih saja mengeluh dan protes terhadap cobaan yg Engkau berikan..
Ya Allah ampunilah dosa-dosaku ini.. yg sampai sekarang masih saja belum bisa membahagiakan orang tuaku..
Ya Allah.. aku mohon ajarilah aku untuk bisa menjadi ahli syukur, orang yg sabar, dermawan, beriman, bertakwa, orang yg shaleh, diberi keluasan hati.. dimudahkan rezeki dan bisa mengatasi segala permasalahan.. Amin.
