Adakalanya kita begitu yakin bahwa kehadiran seseorang akan memberi sejuta makna bagi isi jiwa..
sehingga saat seseorang itu pun hilang begitu saja, masih saja ada setangkup harapan agar dia kembali..
Walaupun ada kata-katanya yang menyakitkan hati, akan selalu ada beribu kata maaf untuknya..
Masih ada beribu penantian walau tak pasti..
Masih ada segumpal keyakinan bahwa dialah jodoh yang dicari sehingga menutup pintu hati dan sanubari untuk yang lain..
Sementara dia yang jauh disana mungkin sama sekali tak pernah memikirkannya,
Haruskah kukorbankan diri demi hal yang sia-sia ??
Masih ada sejuta asa... Masih ada sejuta makna... Masih ada pijar bintang dan mentari yang akan selalu bercahaya di lubuk jiwa dengan menjadi bermakna dan bermanfaat bagi sesama...
"Lalu... bagaimana dengan Cinta yang dulu pernah ada ??"
Biarlah cinta itu bermuara dengan sendirinya...
di saat yang tepat... dengan seseorang yang tepat... dan pilihan yang tepat...
hanya dari Allah Swt. saat dihalalkannya dua manusia untuk bersatu dalam ikatan pernikahan yang barokah.."
yach semoga saja kan demikian adanya...
-->> thanks to Az.R dengan tulisannya yg begitu menggugah hati
biarlah Cinta itu bermuara dengan sendirinya...
Oase Refleksi Diri...
Ya Alloh Yang Maha Memiliki Hikmah, mata saya selalu terbatas dalam menilai gerangan apa yang ada di balik suatu kejadian yang menimpa. Kiranya Engkaulah yang menunjukkan hikmah tersembunyi di balik setiap kejadian.
Ya Alloh, sebagaimana senangnya saya menuai kesenangan, kuatkan juga hati saya bila menghadapi kesukaran. Jadikan hati ini begitu lapang dan ikhlas agar saya tidak kehilangan kontrol diri.
Ya Alloh, apapun yang saya lakukan, ada Engkau di balik semua ini.
Bila saya keliru Engkau betulkan dan bila saya salah Engkau maafkan.
Ya Alloh, yang menciptakan siang dan malam. Engkau ajarkan melalui penciptaan siang dan malam ini keberanian menghadapi kenyataan hidup.
Bahwa malam akan berlalu, seiring dengan akan datangnya siang kembali.
Dan bahwa saya memang harus mempersiapkan diri bila malam datang menggantikan siang.
Ya Alloh, yakinkan diri ini bahwa di tengah suka dan duka cita, ada Engkau Yang Maha Menatap dan Maha Menyaksikan, dan tentunya Engkau tidak akan berdiam diri.
Wahai Dzat yang begitu bijaksana, saya yakin tidak ada rencana-Mu yang berakhir dengan keburukan, tidak ada juga kehendak-Mu yang bersifat membinasakan.
Perbuatan dan langkah sesatlah yang memaksa Engkau mewujudkan kehidupan yang buruk bagi saya. Dan boleh jadi juga Engkau kecewa lantaran maksiat dan dosa saya membuat Engkau menjadi terhalang untuk mengulurkan kasih dan sayang-Mu Yang Maha Sempurna.
Duh Gusti Alloh… saya mohon kebaikan-Mu dan ampunan-Mu.
Ya Rabb, Engkau Maha Tahu hamba yang berbuat dosa, selayaknya memang hamba yang menanggung segala akibatnya. Tapi hamba juga tahu, bahwa samudera ampunan-Mu begitu luas sehingga mampu membebaskan hamba dari segala akibat. Lantaran inilah harapan hamba muncul, maka jangan Engkau pupuskan harapan hamba.
Ya Rabb, di tengah lautan permasalahan kehidupan yang saya hadapi, baik yang saya buat sendiri, ataupun yang muncul akibat kebodohan dan kelalaian, saya tidak pernah ingin berhenti berharap, bahwa Engkau tidak akan menutup mata terhadap kesalahan2 saya dan segera membentangkan lindungan serta pertolongan-Mu di atas kehidupan.
Ya Rabb, di tengah keterbatasan menutupi kesalahan2 saya dan berjuang untuk hidup, saya tidak pernah ingin berhenti berharap bahwa Engkau tidak pernah akan lari dari kehidupan saya, betapapun diri ini adanya.
Semoga harapan2 saya ini tidak menjadi harapan kosong di mata-Mu, Engkaulah ujung segala harapan. Engkau bukan manusia yang punya kesabaran terbatas, karena Engkau adalah Tuhan Semesta yang tidak pernah mempunyai batas.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
tuk semua janji yang telah teringkari,
tuk semua masa lalu yang telah terjadi,
tuk terbebas dari segala fitnah dan balasan dari-Mu,
tuk semua langkah baru di masa depan yang lebih baik,
dalam naungan dan curahan keberkahan dari Alloh Swt.
2 bulan yg begitu menyesakkan..
Pengalaman yang saya jalani selama ini, terutama selama 2 bulan terakhir ini telah memberi banyak sekali pelajaran dalam hidup saya.
Satu, bahwa hidup tak selalu berjalan seperti yang kita inginkan.
Dua, bahwa pengalaman adalah benar-benar guru yang sangat berharga.
Tiga, bahwa setiap orang benar-benar memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing dan mereka semua layak untuk mendapat penghargaan sebagai seorang manusia.
Empat, jika saya tak dapat memperoleh apa yang saya cintai, maka lebih baik saya mencintai apa yang saya telah saya peroleh dan memiliki.
Lima, dan banyak lagi. Intinya, jika memang bukan jodoh, bahkan hal-hal kecil pun dapat menjadi penghalang dan penyebab gagalnya perjodohan."
Hidup kita ini terdiri dari berbagai episode yang tidak monoton.
selalu ada perjalanan hidup.. tuk mengambil kearifan dari setiap episode yang telah dilalui dengan ikhlas dan lapang dada.
Tidak ada gunanya menyelimuti kenyataan hidup ini dengan keluh kesah,
karna itupun tidak menyelesaikan masalah, bahkan menambah luka..
setidaknya dengan hati yang ridha kita nikmati setiap episode hidup sambil berikhtiar memperbaiki kenyataan pada jalan yang Allah ridhai.
at least,
sekarang saya merasa lebih pasrah dan arif menyikapi hidup. Tak ada yang salah, tak ada yang ribet. Hanya waktu yang belum tiba pada masanya. Hanya puzzle yang belum menemukan pasangannya. Semua masih biasa saja.
26 tahun sudah..
Bismillahirrahmannirrahim
Happy Birthday to :
Ahmad Saifioskandar Jatiwiyono ( Y O S )
17 July 1979
17 July 2005
Hope today is one of good days for me,
One of days of that I get plenty of smiles,
And wish all the days to the best for me
Good Luck for my future end the over…
Menurut hitungan, langkah saya mestinya sudah tertahan, sempit, tiada ruang bebas..
lantaran saya sering mengecewakan Engkau dan juga banyak orang, tetapi ternyata saya sadar bahwa Engkau Maha Luas dan Meluaskan.
Setidaknya saya masih diperkenankan meniti kehidupan ini dan berkesempatan memperbaiki hidup dan kehidupan.
Engkaulah Alloh Yang Maha Berkehendak dan hanya kepada-Mu saya berserah diri.
Ya Alloh, seringkali saya memandang hanya kekurangan yang ada pada diri ini dan yang ada di sekitar. Jarang sekali saya memandang kelebihan yang telah Engkau anugerahkan.
Itulah sebagian sebab saya tidak menemukan bagian kehidupan yang menyenangkan, membahagiakan, dan juga memberi kedamaian hati.
Ya Alloh, sebab saya melihat kekurangan dan jauh dari puas..
Mata ini tiada mampu memandang kelebihan yang Engkau berikan. Mata ini tidak mampu memandang segala nikmat yang Engkau berikan.
Ya Alloh, jadikan saya orang-orang yang selalu bersyukur dengan segala pemberian-Mu dan jadikan saya orang-orang yang mencari rezeki hanya pada jalan-Mu.
Amin.
esensi rezeki...
Hari ini, saya mendapat sebuah pelajaran, bahwa setiap orang memiliki rezeki yang bisa jadi Allah datangkan melalui orang lain.
Dan setiap rezeki itu, bukan tak mungkin harus diraih dengan kesusahpayahan terlebih dulu, tidak dengan gampang mengalir begitu saja.
Penderitaan yang dialami selama proses mendapatkan rezeki tersebut, bisa jadi adalah pelajaran yang Allah berikan, sebagai pembelajaran dan juga penguji kesabaran.
Bukankah setiap sakit yang diderita, bila dijalani dengan ikhlas, akan berbuahkan penghapusan dosa ?
Maka ikhlaskanlah setiap jerih yang telah dilakukan dengan payah..
berhenti sejenak...
berhenti sejenak. Sejenak saja... tanyalah pada diri, sudah sejauh mana kita tidak lagi tawazun (seimbang) pada diri ?
Waktu memang tak pernah berhenti berjalan, meski manusia di dalamnya tak bergerak sekali pun. Beruntunglah orang-orang yang selalu mengisi kehidupannya dengan berbagai macam kegiatan dan amalan. Semangat dan tekad yang kuat di dalam hati memang mampu membuat manusia bergerak layaknya air yang mengalir,terus bergerak mengikuti arus.
Ketika kita yakin bahwa hidup ini cuma sekali dan dunialah tempat kita menempa amal, mempersiapkan bekal yang terbaik sebelum akhirnya memasuki akhirat yang kekal, maka sepatutnya kita paham bahwa tak ada waktu yang boleh disia-siakan. Begitu banyak yang bisa dan harus kita kerjakan. Bahkan terkadang kita merasa bahwa waktu 24 jam yang diberikan masih kurang jika harus dibagi untuk mengerjakan amanah pekerjaan, kuliah, dakwah, keluarga, dan mengurusi diri sendiri.
tapi kita adalah manusia...,
bukan batu karang yang tetap berdiri meski diterjang ombak.
bukan gunung tinggi yang tetap kokoh meski diterpa angin kencang.
~~~~~
Berhenti sejenak bukan berarti lantas mematahkan langkah dan menghambat tujuan.
Justru kita harus berhenti sejenak untuk mengisi kekuatan kita dan melihat apa saja yang telah kita lakukan.
Ketika saya Meminta
Saya minta kekuatan,
Tuhan memberi saya rintangan untuk membuat saya kuat.
Saya minta kebijaksanaan,
Tuhan memberi saya masalah untuk saya pecahkan.
Saya minta kekayaan,
Tuhan memberi saya akal untuk bekerja.
Saya minta keberanian,
Tuhan memberi saya bahaya-bahaya untuk saya atasi.
Saya minta Cinta,
Tuhan memberi saya seorang pasangan yang selalu mengasihiku
Saya minta kasih,
Tuhan memberi saya anak-anak terlantar untuk saya bantu.
Saya minta karunia,
Tuhan memberi saya kesempatan.
Dalam semua hal itu, saya tidak menerima apa yang saya inginkan,
Tetapi saya menerima apa yang saya butuhkan.
dan ternyata doa saya dikabulkan.
Amin.....
Ayat-ayat Cinta...
asyik juga baca buku Ayat-ayat Cinta.. "Novel Pembangun Jiwa"
thanks to Firman yg mau minjemin novel ini.. setidaknya dari sini aku bisa belajar bagaimana mengartikan sebuah cinta ketika dia hadir dalam kehidupanku...
Hal yang paling membuatku terkesan dari buku ini adalah pernyataan Fahri yang menyebutkan "..nasib saya, masa depan saya, mau jadi apa saya, sayalah yang menentukan. Sukses dan gagalnya saya, sayalah yang mengarsiteki apa yang akan saya raih salam hidup ini."
sedangkan pandangannya tentang takdir yang tak kalah menariknya adalah "Takdir Tuhan ada di ujung usaha manusia. Tuhan Maha Adil. Dia akan memberikan sesuatu kepada umatNya sesuai dengan kadar ikhtiarnya."
Kapan Engkau Datang ?
Assalaamu'alaikum Wr. Wb....
Apa kabar calon istriku ?
Bagaimana keadaanmu sekarang ini ?
Aku berharap di manapun kau berada, kebahagiaan serta rahmat Alloh selalu menyertaimu..
Calon istriku, ...
Dimana Engkau sekarang ? Aku selalu setia menantimu, pun saat usiaku duapuluh enam tahun. Setiap usai shalat aku berharap pada Yang Kuasa untuk mengakhiri penantianku.
Setiap malam, aku selalu menanti pagi, akankah engkau segera datang menjumpai. Mengajakku meniti jalan Illahi untuk mengayuh hidup menguatkan tekad untuk terus menjalankan titah-Nya dan Sunnah Rasul.
Wahai calon istriku, ...
Apa yang beratkan langkahmu untuk menjumpaiku ? Apa yang sedang kau lakukan sekarang ini ? Bahtera seperti apa yang ingin kau tumpangi bersamaku ?
Tak soal buatku, bahtera apa yang akan kita kayuh bersama, toh yang penting untukku kita akan menjalani semua itu dengan keikhlasan yang amat sangat.
Wahai calon istriku,...
Apa yang sedang kau lakukan hingga kau menunda untuk bertemu denganku ?
Apakah ada amanah lain yang harus kau tunaikan ? Seberat apa amanah itu ?
Aku ingin mendampingimu. Menemanimu menunaikan amanah itu bersama-sama.
Calon istriku yang selalu kunanti,...
Di mana kau sekarang ? Apa yang kau lakukan saat ini ?
Aku selalu memudahkan langkahmu untuk mencapai cita-cita dan asa yang kau inginkan.
sepertinya Alloh punya rencana untuk menunda mempertemukan kita sekarang ini karena Ia sedang mempersiapkan kita untuk menghusung amanah yang jauh lebih berat. Ia ingin kita lebih matang merenda hari esok seperti yang kita harapkan nantinya.
Calon istriku,...
Siapapun yang Alloh berikan untuk mendampingi hidupku, aku akan selalu menantimu.
Aku percaya Alloh punya rencana yang terbaik untuk menyusun rencana hidupku juga hidupmu.
Calon istriku,...
Kapan engkau datang ? Aku akan tetap setia menantimu.
Dari ku yang merindukanmu..
-->> sebuah catatan setelah hampa begitu dalam menyergap
esensi GAJI Bulanan & THR
pagi ini.. lagi-lagi aku ngerasa gamang..
rasa takut menerpaku lagi..
ketika tau kalo sudah mau memasuki lebaran,
saat-saat tersulit bagiku karna punya kewajiban membayar gaji bulanan + THR..
bingung..
banyak orang yg tidak tau betapa sulit menghadapi saat-saat seperti ini..
karna kebanyakan yg terjadi adalah taunya itu dapet gaji bulanan + THR kalo mo lebaran..
dan tidak perlu tau urusan kondisi keuangan perusahaan..
lalu setelah gajian.. berencana beli ini, beli itu, bayar cicilan, and beli kebutuhan yg lain..
sedangkan aku.. mungkin hanyalah sebagian kecil dari orang-orang yg berusaha berjuang membangun negeri ini dengan jiwa berwirausaha.. banyak hal yg kurasakan..
betapapun sulitnya aku saat ini,
tapi aku ngerasa lega ketika semuanya tersenyum bahagia menerima gaji hasil kerja selama sebulan di waroenk Ch@Cha..
lalu secercah rasa haru menggelayuti ketika melihat betapa senangnya bisa berlebaran bersama keluarga sanak saudara dari hasil THR yg kuberikan..
seringkali aku bercermin dengan diriku..
ketika menunggu datangnya saat gajian, mengharap-harap dapet THR..
lalu berangan-angan untuk beli sesuatu..
tapi setelah beberapa bulan aku terima gaji bulanan, aku belum bisa menikmatinya..
semuanya untuk kebutuhan warung, ntah itu belanja, bayar hutang, bayar gaji karyawan, dll...
tapi di balik itu semua...
Alhamdulillah, sampai saat ini warungku tetep buka.. tetep bertahan dan nggak bangkrut.. walaupun aku tau secara logika matematis sudah nggak mungkin..
tapi ternyata Allah Swt, masih meridhoi apa yg telah kulakukan ini..
dan aku juga nggak nyangka aku masih kuat dan sabar menghadapi semuanya dengan sendiri..
terkadang ingin sekali berbagi dengan seseorang, meminta pendapat, memberikan solusi, ngayem-ngayemi..
dalam hal ini, aku sudah sedikit egois ketika menuntut banyak orang untuk bisa mengerti diriku..
ya Allah.. kuharap apa yg tlah kujalani selama 8 bulan ini merupakan langkah yg benar dan terbaik untuk masa depanku.. dalam memberikan makna hidup ini agar bisa berarti dan bermanfaat bagi banyak orang..
semoga Engkau meridhoi semua yg kulakukan..
